Sebenarnya
sudah lama pengen ngobrol masalah ini. Sering kita mendengar obrolan di sekitar
kita, perbincangan di media atau bahkan kita sendiri pelakunya, mengenai
kata-kata “kalo boleh jujur”. Ini kan aneh ya, untuk ngomong jujur kita itu
harus izin dahulu, terkesannya kita harus minta maaf terlebih dahulu untuk
ngomong jujur. Entah karena hanya ikut trend saja kita ngomong seperti itu,
atau budaya jujur sudah menjadi barang langka atau jujur sekarang jadi hal tabu
untuk diungkapkan sehingga harus minta izin terlebih dahulu untuk ngomong jujur.
Ini mungkin
yang disebut wolak-walike jaman, mbok
kalau mau ngomong dobos itu baru kita minta izin dulu, “kalo boleh bohong”, kan
jadi enak kita mendengarnya. Kita jadi tau kalo yang ngomong itu mau bohong,
sedangkan bagi yang ngomong, esensi bohongnya tidak hilang walaupun harus izin
dulu. Efeknya apa? Tidak terjadi masalah kedepanya karena kebohongan, karena
yang akan dibohongi sudah tau kalo dia mau bohong. Win-win solution lah jadinya
antara yang mau bohong dan dibohongi, inilah yang disebut kejujuran dalam
kebohongan(bingung gak?? Hahaha)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar