Selasa, 24 Februari 2015

Ngomong Jujur Harus Izin

Sebenarnya sudah lama pengen ngobrol masalah ini. Sering kita mendengar obrolan di sekitar kita, perbincangan di media atau bahkan kita sendiri pelakunya, mengenai kata-kata “kalo boleh jujur”. Ini kan aneh ya, untuk ngomong jujur kita itu harus izin dahulu, terkesannya kita harus minta maaf terlebih dahulu untuk ngomong jujur. Entah karena hanya ikut trend saja kita ngomong seperti itu, atau budaya jujur sudah menjadi barang langka atau jujur sekarang jadi hal tabu untuk diungkapkan sehingga harus minta izin terlebih dahulu untuk ngomong jujur.

Ini mungkin yang disebut wolak-walike jaman, mbok kalau mau ngomong dobos itu baru kita minta izin dulu, “kalo boleh bohong”, kan jadi enak kita mendengarnya. Kita jadi tau kalo yang ngomong itu mau bohong, sedangkan bagi yang ngomong, esensi bohongnya tidak hilang walaupun harus izin dulu. Efeknya apa? Tidak terjadi masalah kedepanya karena kebohongan, karena yang akan dibohongi sudah tau kalo dia mau bohong. Win-win solution lah jadinya antara yang mau bohong dan dibohongi, inilah yang disebut kejujuran dalam kebohongan(bingung gak?? Hahaha)

Semoga ini hanya menjadi trend saja, suloyo kalau kita menganggap jujur adalah tabu dan harus minta izin terlebih dahulu, sedangkan bohong adalah keharusan yang mutlak.

Selasa, 23 Desember 2014

Jalan-jalan Bareng Pacar Baru

Cerita berawal dari salah satu mahkluk di muka kost ijo yang berinisial "black" (karena kulitnya you-know-lah), tempat saya bernaung, ngajak jalan-jalan ke pantai, ceritanya pengen nyenengin dedemenan barunya. Loh jadi?jadi bukan pacar baru saya tapi si black gerombolan satu kost  #ngenes

Konsultasilah si black ke saya sang raja touring kost idjo. Okelah, demi sebuah pertemanan yang dibangun dengan suka duka dan juga udah lama gak blusukan. Bingung juga mau ditaruh di pantai mana tuh 2 mahkluk yang kasmaran. Setelah beberapa waktu, pas lihat acara tipi My Trip My Adventure, yang kebetulan ada di gunung kidul dan blusukan ke pantai nglambor, namanya asing, “wah perawan nih”, buka googlng di yahoo ternyata dekat dengan pantai siung, oke besok berangkat.

Kita berangkat pada hari minggu, agak siang berangkatnya karena menunggu sang pacar datang. Berangkat dengan rasa gembira, karena sudah membayangkan jalanan jogja wonosari yang menegangkan dengan tikungan-tikungan tajamnya serasa valentino rossi naik motor CB 100 (motor klasik saya). Sebelum ke pantai nglambor saya mampir ke pantai jogan, yang lokasinya satu tempat dengan pantai nglambor, jadi jogan-nglambor-siung merupakan satu lokasi, tetapi jalur ke jogan & nglambor jalannya masih berbatu. Karakteristik pantai jogan ada air terjunya, wow, tapi karena waktu itu masih musim ketiga ya airnya dikit, serta gak ada pasir pantainya. Kita cuman sebentar disana & capcus cin ke nglambor.

Jalanya menuju nglambor sepanjang 200m seperti medan off road, jadi persiapkan mental si motor, jadi sebisa mungkin jangan pake bebek, mobil okelah kalau mau, tapi jangan sedan. Ternyata pantai nglambor merupakan pantai konservasi dan memang masih perawan, jarang yang ada disini, tempat parkir pun seadanya. Garis pantai sekitar 100m, cukup pendek, tapi wow, bisa untuk snorkling juga kalau mau, biasa buat berkemah juga. Sayang banyak manusia yang walau tahu tempat konservasi, masih juga yang buang sampah sembaranga, tidak susah kok menahan buang sampah..jan bosok tenan kuwi wong sing buang, gak tau sekolah babar blas.

Rekomended bitch..eh beach kamsutnya,

My Blusukan My Advanture

Fenomena Gaib, Alternatif, kebodohan dan Kecerdasan



Fenomena yang sering dianggap “gaib”, akhir-akhir ini sering keluar masuk di berita-berita di Indonesia. Berita terbaru mengenai penemuan ikan gabus yang tidak biasa alias rada nyleneh dan dikaitkan dengan jelmaan penunggu sungai tersebut, ada juga "pohon pisang menangis" yang sebetulnya hanya mengeluarkan air dan dianggap berkhasiat bagi kesehatan serta berkah untuk rezeki dan yang paling penomenal adalah batu petir si “ponari” sweat, yang katanya batu tersebut terkena petir dan memiliki khasiat dapat menyembuhkan orang dengan cara meminum air setelah dimasukkan batu petir sekalian tanganya ponari yang mungkin habis uthik-uthik upil, ini kan aneh ya, mungkin batunya satu generasi sama palunya thor sang dewa dari avanger.

Piye ya?gak masuk blas, tapi inilah keunikan indonesia, sesuatu yang tidak mainstream jadi bahan pembicaraan, dianggap gaib, bisa memberikan berkah atau bahkan menyembuhkan penyakit (tapi bukan pengobatan yang benar-benar alternatif yang secara logika masih bisa dipertanggungjawabkan). Mungkin inilah salah satu penyebab kemarin dibuat kurikulum baru ups hehe..., karena jika ditelisik dan ditelusur sesuai observasi analis penulis, mungkin karena kurangnya pendidikan yang diterima atau kebodohan karena keset sinau #singnulisyokesetpadahal.


Tapi dibalik kebodohan, muncul kecerdasan bangsa indonesia, semua yang fenomena akan mendatangkan sesuatu yang becek-becek enak :efek ceplek-ceplek, lho opo wi?. Disekitar lingkungan yang “gaib” muncul profesi baru, dari parking technision alias tukang parkir, ticketing sales alias yang jaga pintu masuk sambil bawa blek astor buat sumbangan sukarela, dan cafe-cafe dadakan atau bahkan distro & souvenir juga bermunculan

Jadi orang bodoh pun belum tentu bodoh, salam gondes


Mungkin hanya ada di Indonesia