Konsultasilah si black ke saya
sang raja touring kost idjo. Okelah, demi sebuah pertemanan yang dibangun
dengan suka duka dan juga udah lama gak blusukan. Bingung juga mau ditaruh di
pantai mana tuh 2 mahkluk yang kasmaran. Setelah beberapa waktu, pas lihat
acara tipi My Trip My Adventure, yang kebetulan ada di gunung kidul dan
blusukan ke pantai nglambor, namanya asing, “wah perawan nih”, buka googlng di
yahoo ternyata dekat dengan pantai siung, oke besok berangkat.
Kita berangkat pada hari minggu,
agak siang berangkatnya karena menunggu sang pacar datang. Berangkat dengan
rasa gembira, karena sudah membayangkan jalanan jogja wonosari yang menegangkan
dengan tikungan-tikungan tajamnya serasa valentino rossi naik motor CB 100
(motor klasik saya). Sebelum ke pantai nglambor saya mampir ke pantai jogan,
yang lokasinya satu tempat dengan pantai nglambor, jadi jogan-nglambor-siung
merupakan satu lokasi, tetapi jalur ke jogan & nglambor jalannya masih
berbatu. Karakteristik pantai jogan ada air terjunya, wow, tapi karena waktu
itu masih musim ketiga ya airnya dikit, serta gak ada pasir pantainya. Kita
cuman sebentar disana & capcus cin ke nglambor.
Jalanya menuju nglambor sepanjang
200m seperti medan off road, jadi persiapkan mental si motor, jadi sebisa
mungkin jangan pake bebek, mobil okelah kalau mau, tapi jangan sedan. Ternyata
pantai nglambor merupakan pantai konservasi dan memang masih perawan, jarang
yang ada disini, tempat parkir pun seadanya. Garis pantai sekitar 100m, cukup
pendek, tapi wow, bisa untuk snorkling juga kalau mau, biasa buat berkemah
juga. Sayang banyak manusia yang walau tahu tempat konservasi, masih juga yang
buang sampah sembaranga, tidak susah kok menahan buang sampah..jan bosok tenan
kuwi wong sing buang, gak tau sekolah babar blas.
Rekomended bitch..eh beach
kamsutnya,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar